Manchester United gagal menjaga gawangnya saat menjamu Crystal Palace di Old Trafford dalam lanjutan Premier League pekan ke-28. Sampai jeda babak pertama, skuat asuhan Erik ten Hag masih tertinggal 0-1. Kondisi ini tentu jadi tekanan tersendiri bagi tuan rumah yang sejatinya diunggulkan.
Performa Setan Merah di 45 menit awal dinilai kurang meyakinkan. Ada beberapa elemen yang terlihat belum sinkron, terutama di lini pertahanan dan serang. Di sisi lain, Crystal Palace tampil kompak dan efisien, menjaga ketat area pertahanan sekaligus menciptakan ancaman melalui serangan balik.
Pemain Terbaik Crystal Palace di Babak Pertama
Maxence Lacroix mencuri perhatian di babak pertama. Bek tengah Prancis ini mencatatkan rating tertinggi 8,0 berkat ketajaman membaca permainan dan kemampuan mengamankan bola di area kotak penalti. Dia jadi tulang punggung lini belakang The Eagles.
Dean Henderson juga tampil percaya diri di bawah mistar gawang. Kiper yang kembali memperkuat tim tamu ini mencatatkan rating 7,3. Penampilannya yang solid membantu menjaga keunggulan 1-0 di babak pertama.
1. Maxence Lacroix (Bek) – Rating: 8,0
Lacroix tampil sebagai andalan pertahanan Palace. Dia kerap muncul di momen krusial untuk menghalau serangan United. Tidak hanya itu, ia juga tampil tenang saat mengatur tempo permainan dari belakang.
2. Joel Ward / Canvot (Bek) – Rating: 7,2
Ward atau Canvot (tergantung formasi) memberikan kontribusi stabil di sisi bek. Keduanya membantu Lacroix dalam mengunci serangan dari sayap United.
3. Daniel Muñoz (Bek) – Rating: 6,8
Muñoz tampil konsisten dalam tugasnya sebagai bek kanan. Ia juga kerap turun membantu serangan dan menjaga keseimbangan lini belakang.
4. Chris Richards (Bek) – Rating: 6,8
Richards tampil solid di lini pertahanan. Meski tidak banyak aksi spektakuler, ia tetap bisa menjaga posisinya dengan baik dan tidak mudah terpancing oleh pergerakan pemain United.
5. Tyrick Mitchell (Bek) – Rating: 6,4
Mitchell tampil cukup aman. Namun, ia terlihat kurang dominan dalam duel satu lawan satu melawan serang sayap United.
6. Daichi Kamada (Gelandang) – Rating: 6,6
Kamada tampil aktif di lini tengah. Ia kerap turun membantu baik dalam tugas bertahan maupun membangun serangan.
7. Adam Wharton (Gelandang) – Rating: 6,4
Wharton tampil sesuai ekspektasi. Ia lebih banyak berperan sebagai penghubung antara pertahanan dan serang.
8. Ismaila Sarr (Penyerang) – Rating: 6,6
Sarr mencatatkan performa yang cukup baik. Ia kerap membuat ancaman di sisi kanan dan terlibat dalam kombinasi serangan yang efektif.
9. Larsen (Penyerang) – Rating: 6,7
Larsen tampil produktif di babak pertama. Ia terus mengganggu lini belakang United dengan pergerakan cerdas dan kecepatan lari yang baik.
10. Brennan Johnson (Penyerang) – Rating: 6,8
Johnson tampil aktif di lini depan. Ia menciptakan beberapa peluang kecil dan kerap turun menekan pertahanan United.
| No | Pemain | Posisi | Rating |
|---|---|---|---|
| 1 | Dean Henderson | Kiper | 7,3 |
| 2 | Daniel Muñoz | Bek | 6,8 |
| 5 | Maxence Lacroix | Bek | 8,0 |
| 26 | Chris Richards | Bek | 6,8 |
| 3 | Tyrick Mitchell | Bek | 6,4 |
| 23 | Joel Ward / Canvot | Bek | 7,2 |
| 20 | Adam Wharton | Gelandang | 6,4 |
| 18 | Daichi Kamada | Gelandang | 6,6 |
| 7 | Ismaila Sarr | Penyerang | 6,6 |
| 22 | Larsen | Penyerang | 6,7 |
| 11 | Brennan Johnson | Penyerang | 6,8 |
Rating Pemain Manchester United di Babak Pertama
Di sisi lawan, Manchester United terlihat kesulitan menghadapi tekanan yang diberikan oleh Crystal Palace. Serangan yang dibangun seringkali terputus di tengah jalan. Namun, ada beberapa pemain yang tetap menunjukkan performa baik.
Bruno Fernandes menjadi satu-satunya pemain yang mencatat rating di atas 7,0. Ia tetap produktif meski ditekan terus oleh lini tengah Palace. Sementara itu, Harry Maguire tampil stabil di lini belakang.
1. Bruno Fernandes (Gelandang) – Rating: 7,4
Fernandes tetap menjadi motor serang United. Ia menciptakan beberapa peluang dan kerap menjadi penggerak utama di lini tengah.
2. Harry Maguire (Bek) – Rating: 7,3
Maguire tampil konsisten. Ia mampu mengamankan beberapa serangan berbahaya dan tetap tenang dalam menghadapi tekanan dari lini depan Palace.
3. Casemiro (Gelandang) – Rating: 6,9
Casemiro bermain dengan baik di tengah. Ia banyak membantu tugas bertahan dan mencoba membangun serangan dari belakang.
4. Bryan Mbeumo (Penyerang) – Rating: 6,8
Mbeumo mencatatkan performa yang cukup aktif. Ia mencoba membuat ancaman dari sisi kanan dan terlibat dalam beberapa kombinasi serangan.
5. Benjamin Šeško (Penyerang) – Rating: 6,6
Šeško tampil kurang meyakinkan. Ia belum banyak berkontribusi dalam fase serang dan terlihat kesulitan menghadapi tekanan dari bek Palace.
6. Leny Yoro (Bek) – Rating: 6,4
Yoro tampil sesuai ekspektasi. Ia tetap bisa menjaga posisinya dengan baik meski belum terlalu banyak aksi menonjol.
7. Kobbie Mainoo (Gelandang) – Rating: 6,5
Mainoo mencoba memberikan kontribusi baik dari sisi bertahan maupun serang. Namun, ia masih terlihat belum maksimal dalam mengambil keputusan.
8. Matheus Cunha (Penyerang) – Rating: 6,1
Cunha tampil di bawah ekspektasi. Ia belum banyak berkontribusi dan terlihat kesulitan menghadapi pertahanan yang rapat.
9. Diogo Dalot (Bek) – Rating: 5,9
Dalot mencatatkan performa yang kurang baik. Ia beberapa kali terlihat lambat dalam menghadapi serangan balik Palace.
10. Luke Shaw (Bek) – Rating: 5,9
Shaw juga tampil tidak meyakinkan. Ia terlihat kesulitan menghadapi pergerakan cepat dari pemain Palace.
11. Lemmans (Kiper) – Rating: 6,0
Lemmans tampil biasa saja. Meski tidak ada kesalahan fatal, ia juga tidak terlalu banyak berkontribusi dalam mengamankan gawang.
| No | Pemain | Posisi | Rating |
|---|---|---|---|
| 31 | Lemmans | Kiper | 6,0 |
| 2 | Diogo Dalot | Bek | 5,9 |
| 15 | Leny Yoro | Bek | 6,4 |
| 5 | Harry Maguire | Bek | 7,3 |
| 23 | Luke Shaw | Bek | 5,9 |
| 18 | Casemiro | Gelandang | 6,9 |
| 37 | Kobbie Mainoo | Gelandang | 6,5 |
| 8 | Bruno Fernandes | Gelandang | 7,4 |
| 19 | Bryan Mbeumo | Penyerang | 6,8 |
| 10 | Matheus Cunha | Penyerang | 6,1 |
| 30 | Benjamin Šeško | Penyerang | 6,6 |
Kesimpulan Performa Babak Pertama
Crystal Palace tampil lebih efektif di babak pertama. Mereka sukses menjaga ketat pertahanan dan menciptakan ancaman melalui serangan balik yang terorganisir. Di sisi lain, Manchester United terlihat belum menemukan ritme permainan yang optimal.
Babak kedua akan menjadi momen penting bagi United untuk bangkit. Mereka harus bisa memperbaiki performa lini depan dan mengurangi kesalahan di lini belakang agar bisa membalikkan keadaan.
Disclaimer: Rating pemain bersifat subjektif dan dapat berubah tergantung sumber penilaian. Data ini hanya berlaku untuk babak pertama pertandingan.