Beranda » Berita » Layvin Kurzawa Curi Perhatian di Debut Liga 1, Bawa Persib Hancurkan Madura United!

Layvin Kurzawa Curi Perhatian di Debut Liga 1, Bawa Persib Hancurkan Madura United!

Pertandingan pekan ke-23 BRI Super League 2025/26 memberikan kejutan manis buat bobotoh. Di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (26/2/2026), Persib Bandung mencatatkan kemenangan telak 5-0 atas Madura United. Hasil ini tak hanya mengukuhkan posisi Persib di puncak klasemen, tapi juga jadi tonggak penting bagi debut manis Layvin Kurzawa di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Bek naturalisasi asal Prancis itu turun di menit ke-73, menggantikan Kakang Rudianto. Meski hanya bermain sekitar 20 menit, kehadirannya langsung memberi warna baru di lini pertahanan Maung Bandung. Ini adalah pertandingan pertama Kurzawa di Super League setelah sebelumnya tampil di dua laga AFC Champions League Two—yang sayangnya berakhir dengan kekalahan dan membuat Persib tersingkir lebih cepat.

Debut Manis Layvin Kurzawa

Layvin Kurzawa memang belum lama bergabung dengan Persib Bandung. Namun, pengalamannya di level internasional dan reputasinya sebagai bek kiri yang solid langsung terasa di lini belakang. Debutnya di GBLA pun langsung diwarnai dengan kemenangan telak, jadi catatan manis awal di Liga 1.

Sebelumnya, Kurzawa sempat dimainkan di dua laga Asia. Sayang, hasilnya kurang menggembirakan. Tapi kali ini, suasana berbeda. Dukungan dari ribuan bobotoh di stadion memberi semangat ekstra. Debutnya pun langsung terukir sebagai kemenangan perdana bersama Persib.

Meski hanya tampil sebentar, Kurzawa tampil tenang dan membantu menjaga keunggulan yang sudah dibangun sejak babak pertama. Performa solidnya memberi keyakinan bahwa dia bisa menjadi andalan di lini pertahanan ke depannya.

Baca Juga:  Panduan Lengkap Cara Cek NIP PPPK Paruh Waktu di MyASN BKN Februari 2026

Kemenangan Telak di GBLA

Persib Bandung sebenarnya sudah unggul jauh sejak babak pertama. Dominasi dimulai dari aksi Ramon “Tanque” De Andrade Souza yang mencetak dua gol—masing-masing di menit ke-13 dan 33. Dua gol ini langsung membuat tuan rumah unggul 2-0 menjelang turun minum.

Tak berhenti di situ, Uilliam Barros menambah gol ketiga di injury time babak pertama (45+2’). Skor 3-0 menjadi modal besar buat Persib menjalani babak kedua dengan lebih tenang.

Di babak kedua, intensitas serangan tetap terjaga. Andrew Jung mencetak gol keempat di menit ke-80. Umpan dari Eliano Reijnders disambut dengan tendangan akurat ke sudut gawang. Gol ini semakin memperjelas keunggulan tuan rumah.

Gol kelima datang di menit ke-89 lewat Frans Putros. Gol ini sempat diperiksa VAR, tapi akhirnya disahkan. Skor 5-0 pun menjadi hasil akhir pertandingan, sekaligus kemenangan terbesar Persib musim ini.

1. Klasemen Sementara Pasca Laga

Setelah menang besar atas Madura United, Persib Bandung kian kokoh di puncak klasemen Super League. Tambahan tiga poin membuat koleksi poin mereka menjadi 53, unggul tiga angka dari Persija Jakarta yang ada di posisi kedua.

Peringkat Tim Poin
1 Persib Bandung 53
2 Persija Jakarta 50
3 Bali United 48
4 Arema FC 45
5 PSM Makassar 44

2. Absensi Pelatih Bojan Hodak

Menariknya, kemenangan ini diraih tanpa kehadiran pelatih Bojan Hodak di bangku cadangan. Ia absen karena menjalani sanksi akumulasi kartu. Namun, asisten pelatih dan tim pelatih lainnya mampu menjaga performa tim tetap optimal.

Kehadiran Kurzawa di babak kedua jadi salah satu faktor penting yang membantu menjaga performa tim tetap solid meski tanpa sang pelatih utama. Ini menunjukkan kedalaman skuad dan kesiapan tim menghadapi berbagai situasi.

Baca Juga:  Persib dan Persija Kokoh di Puncak Klasemen Liga 1 Meski Dikepung Tim-Tim Penantang Kuat!

3. Statistik Performa Persib di Laga Ini

Berikut adalah ringkasan performa Persib Bandung dalam laga melawan Madura United:

Pemain Gol Assist Menit Bermain
Ramon “Tanque” 2 0 90
Uilliam Barros 1 0 90
Andrew Jung 1 1 90
Frans Putros 1 0 90
Layvin Kurzawa 0 0 20

4. Perbandingan Performa Sebelum dan Sesudah Kurzawa Turun

Sebelum Kurzawa masuk, Persib sudah unggul 5-0, tapi intensitas pertahanan tetap tinggi saat ia turun. Berikut perbandingannya:

Aspek Sebelum Kurzawa Masuk Setelah Kurzawa Masuk
Skor 5-0 5-0
Dominasi Pertahanan Baik Lebih Tenang
Transisi Serangan Cepat Terjaga
Keamanan Gawang Aman Lebih Aman

5. Ekspektasi ke Depan

Debut manis Layvin Kurzawa jadi sinyal positif bagi Persib Bandung. Dengan pengalaman internasional dan kemampuan teknis yang mumpuni, ekspektasi besar tertuju padanya. Apalagi, lini pertahanan Persib musim ini masih butuh konsistensi.

Kehadiran Kurzawa juga bisa memberi ruang lebih buat Eliano Reijnders dan pemain lain untuk lebih leluasa di lini tengah. Kombinasi serangan dan pertahanan yang seimbang bisa jadi kunci Persib di sisa musim ini.

6. Tantangan Musim Ini

Meski kini berada di puncak klasemen, Persib tak boleh lengah. Persaingan di papan atas kian ketat. Bali United, Arema FC, dan Persija Jakarta masih terus mengejar.

Selain itu, agenda padat di sisa musim akan menguji kedalaman skuad. Kehadiran pemain berkualitas seperti Kurzawa jadi modal penting. Tapi, semua tetap harus dibarengi dengan performa konsisten dari seluruh elemen tim.

7. Dukungan Bobotoh

Dukungan dari ribuan bobotoh di GBLA jadi salah satu faktor penting dalam kemenangan ini. Atmosfer stadion yang luar biasa memberi semangat ekstra buat skuad Maung Bandung. Apalagi saat Kurzawa turun, sorak-sorai langsung membesar.

Baca Juga:  Gol Penalti Mariano Peralta Gagalkan Kemenangan Persib Bandung atas Borneo FC dengan Skor 1-1!

Dukungan macet di jalur masuk stadion, tapi itu tak menyurutkan semangat bobotoh. Mereka tetap setia mendukung, dan itu jadi modal penting buat tim meraih hasil maksimal.

Penutup

Kemenangan 5-0 atas Madura United jadi awal yang manis bagi Layvin Kurzawa di Liga 1. Debutnya langsung memberi warna baru buat lini pertahanan Persib Bandung. Dengan performa solid dan dukungan bobotoh, Persib kian siap hadapi tantangan sisa musim.

Disclaimer: Data statistik dan hasil pertandingan bersifat valid hingga tanggal publikasi dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan kompetisi.