Kiper Maarten Paes akhirnya pecahkan kutukan performa buruk di bawah mistar gawang Ajax. Dalam laga lanjutan Eredivisie pekan lalu, ia sukses tampil sebagai pembeda saat timnya menang telak 4-0 atas Sparta Rotterdam. Ini adalah clean sheet pertama Paes sejak menjadi starter utama Ajax, sekaligus jadi awal yang menjanjikan untuk membangun kepercayaan diri dan konsistensi tim.
Pertandingan Sabtu (14/3) waktu setempat itu berjalan dominan dari menit awal. Gol bunuh diri dari Joshua Kitolano di menit ke-19 membuka keunggulan Ajax. Steven Berghuis kemudian memperbesar jarak di menit ke-29, sebelum babak kedua menjadi milik Ajax sepenuhnya. Davy Klaassen dan Mika Godts masing-masing mencetak gol di menit-menit akhir, memastikan kemenangan nyaman dengan skor akhir 4-0.
Momentum Baru di Balik Mistar
Penampilan Maarten Paes di laga ini jadi sorotan karena ia tampil sangat solid. Sejak awal pertandingan, ia terlihat waspada dan siap menghadapi setiap serangan dari Sparta. Tidak ada peluang berbahaya yang lolos dari jangkauannya, dan distribusi bola juga terlihat lebih tenang dan terkendali.
-
Konsentrasi tinggi sejak menit awal
Paes tidak terlihat goyah meski Sparta mencoba menekan di awal babak pertama. Ia tetap tenang dan membaca arah bola dengan baik. -
Kemampuan distribusi bola yang lebih baik
Ia tidak hanya jadi penghalang bola masuk, tapi juga memulai serangan balik melalui umpan-umpan pendek yang akurat. -
Kepemimpinan di kotak penalti
Paes terlihat komunikatif dan mengatur pertahanan dengan baik, terutama saat bola datang dari tendangan bebas atau crossing dari sisi lapangan.
Kekalahan Sebelumnya Jadi Pelajaran
Sebelum laga ini, performa Paes bersama Ajax masih menyisakan tanda tanya. Dalam tiga pertandingan sebelumnya saat ia tampil sejak menit pertama, Ajax hanya bisa meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan. Tidak ada clean sheet, dan pertahanan terlihat goyah di beberapa momen penting.
-
Laga perdana sebagai starter
Ajax hanya bisa menahan imbang PEC Zwolle 0-0, hasil yang aman tapi tidak membawa poin penuh. -
Kekalahan dari Feyenoord
Ajax harus menelan kekalahan 1-2 di kandang sendiri, dan Paes dinilai kurang sigap di beberapa peluang berbahaya. -
Imbang melawan Utrecht
Skor 1-1 membuat tekanan semakin besar, terutama karena gawang Ajax kembali kebobolan lebih dari sekali.
Strategi Ajax yang Lebih Kompak
Kemenangan atas Sparta Rotterdam bukan hanya soal performa individu Paes. Ada perubahan signifikan dalam pola permainan Ajax yang membuat pertahanan lebih solid dan serangan lebih tajam. Pelatih mungkin mulai menemukan formula yang tepat untuk menjaga keseimbangan antara serang dan bertahan.
-
Pola bertahan yang lebih tertutup
Ajax tidak mudah memberi ruang di area pertahanan. Zona pressing lebih intens, dan pemain sayap lebih disiplin dalam menutup jalur umpan lawan. -
Kecepatan transisi serangan
Ajax mampu beralih dari bertahan ke menyerang dalam hitungan detik. Klaassen dan Berghuis menjadi motor serangan yang efektif. -
Peran Maarten Paes sebagai pengatur ritme
Ia tidak hanya jadi penjaga gawang, tapi juga memberi instruksi dan komando saat bola berada di sisi lawan.
Tabel Performa Ajax Musim Ini (Sebelum dan Sesudah Paes Jadi Starter)
| Pertandingan | Lawan | Skor Akhir | Status Paes | Hasil | Catatan Gawang |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | PEC Zwolle | 0-0 | Starter | Imbang | Clean sheet |
| 2 | Feyenoord | 1-2 | Starter | Kalah | 2 gol kebobolan |
| 3 | Utrecht | 1-1 | Starter | Imbang | 1 gol kebobolan |
| 4 | Sparta Rotterdam | 4-0 | Starter | Menang | Clean sheet |
Sebelum clean sheet kontra Sparta, performa Ajax saat Paes jadi starter masih belum konsisten. Kekalahan dari Feyenoord dan imbang melawan Utrecht menunjukkan bahwa pertahanan masih rapuh. Namun, laga terbaru jadi titik balik yang sangat dibutuhkan.
Peluang Ajax di Papan Atas Eredivisie
Dengan tambahan tiga poin dari kemenangan ini, Ajax kini mengoleksi 47 poin di klasemen sementara Eredivisie. Meski tertinggal cukup jauh dari posisi puncak, peluang untuk finis di posisi runner-up masih terbuka. Konsistensi dalam beberapa laga ke depan bisa membawa Ajax kembali ke jalur juara.
-
Jarak dengan posisi runner-up
Ajax kini hanya terpaut beberapa poin dari posisi kedua, dan masih punya banyak pertandingan tersisa. -
Kualitas skuad yang belum maksimal
Bila performa seperti saat melawan Sparta bisa dijaga, Ajax punya potensi besar untuk naik klasemen. -
Momentum positif yang perlu dijaga
Kemenangan ini bisa jadi awal dari tren positif, terutama jika Paes terus tampil stabil.
Disclaimer
Data dan informasi dalam artikel ini bersifat terkini hingga tanggal 15 Maret 2026. Hasil pertandingan, klasemen, dan statistik pemain bisa berubah sewaktu-waktu tergantung perkembangan lanjutan kompetisi Eredivisie. Performa individu dan tim juga bisa berfluktuasi sesuai kondisi fisik dan strategi pelatih.